Txgenweb3.org

Txgenweb3.org

Sejarah Bagi Para Pejuang Negara

Pengertin dan penyebab ademiosis

Adenomiosis adalah keadaan yang ada
ketika rongga oada rahim (endometrium)
tumbuh dalam dinding otot rahim
(miometrium). Pada rahim yang normal,
jaringan endometrium hanya dilapisi
rongga rahim. Keadaan yang dialami di
usia masa senja pada umur yang sudah
tidak muda lagi antara 40-50 tahun. Daoat dikatakan memamg seusianya tidak membahayakan
adenomiosis dapat berpengaruh buruk untuk kualitas hidup yang mengalaminya. Pada asalnya
jaringan yang dialami penderita, jaringan endometriumnya tetap bisa berfungsi dengan normal.
Terjadinya adenomiosis, rahim akan menjadi lebih besar dan bisa menjadi perdarahan yang
banyak dan rasa nyeri pada bagian perut bawah.
Banyak tanda yang bisa menjadi penyebab dari penderita. Tidak semua penderita adenomiosis
tidak mendapati gejala apapun. Kadang bisa bermunculan tidak nyaman pada bawah perut
bahkan panggul namun hanya sekejap lalu hilang nyerinya. Sedang pada penderita
Adenomiosis ada gejala yang muncul, meliputi:
1. Mestruasi berkepanjangan
Apabila mestruasi dialami hingga 7 hari dan pada hari lainnya masih deras tidak berhenti
menstruasi harap waspada dan tanyakan pada dokter atas penyebab dan cara mengatasinya
dengan baik. Tidak menjadi buruk jika masih di tahap awal menderita akan segera ditangani
langsung secara penanganan dan pengobatan
2. Nyeri haid (dismenore).

Nyeri yang diakibatkan karena dismenore akan merasa tertekan pada perut bagian bawah,
akibat rahim menjadi lebih besar karena tumbuhnya jaringan pada dinding rahim. Nyeri haid
atau bahkan dismenore juga salah satu tanda akibat Adenomiosis.
3. Konsultasikan kepada dokter apabila rasa nyeri terasa tidak tertahankan, sudah bisa di
perkirakan terjadi 3 kali secara terus menerus dan secara tidak langsung akan mengganggu
aktifitas keseharian.
Penyebab Adenomiosis belum bisa dipastikan. Banyaknya data dalam dekade pemeriksaan
terjadinya bertumbuhnya jaringan dalam dinding rahim.
1. Terbentuknua jaringan, sebagian besar dokter ahli adenomiosis menemukan akibat invasi
jaringan endometrial dari lapisa luar rahim membentuk dinding rahim yang tebal
2. Insisi pada rahim yang ada dalam pembedahan misalnya operasi caesar akan menunjang
invasi untuk mempertebal dinding rahim.
3. Proses pertumbuhan, ada yang menduga Adenomiosis diawali dari permukaan dinding
rahim di mana terdapat jaringan endometrium yang sudah dan pertumbuhan dilangsungman
pada tubuh yang sudah menjadi janin
4. Peradangan rahim terkait persalinan. Ada yang memghubungkan keterkaitan adenomiosis
dengan persalinan
Peradangan pada lapisan dinding rahim terjadi oada masa nifas ( melahirkan) bisa menjadi
sebab adanya batasa dalam jaringan yang berupa batasan terkadang ada hubungan antara
prosedur yang mesti ditaati oleh penderitanya.
Diagnosis Adenomiosis bisa di lakukan dengan penanganan pertama kali adan didapatkan hasil
melalui tes wawancara medis, lalu pemeriksaan fisik untuk mengetahui pemeriksaan penunjang
juga. Pada dugaan adanya adenomiosis ada tanda dan gejala yang dialami, hasil dari
pemeriksaan perut sampai panggul yang terlihat akan terasa nyeri, dari hasil ultrasonografi
(USG) pada dinding rahim.

Banyaknya kasus dokter mengambil salah satu sample untuk dilakukannya pemeriksaan lebih
kanjut mengenai (biopsi endometrium) untuk memastikan bahwa pendaharan rahim yang tidak
normal tersebut tidak ada kaitanya dengan penyakit lain. Namun, biopsi endometrium sendiri
tidak ada gejala lainnya jadi dipastikan hanya satu gejala.
Penyakit pada rahim kadang menunjukkan tanda dan gejala yang sama hingga membuat
diagnosis dari keadaan ini menjadi sulit untuk mengetahui diagnosis. Keadaaan yang dialami
pada bagian rahim, adanya tumor fibroid (leiomioma), jaringan rahim yang tumbuh di luar
rahim (endometriosis), dan pertumbuhan jaringan pada melapisi rahim (polip endometrial),
bisa mempunyai gejala gejala yang sama dengan tersebut.